Milestones

Hello, bloggers, readers, writers, everyone. 🙂

Lately, I’ve been spending more of my time thinking about everything alone. I haven’t been sharing many of my thoughts to my friends about school lessons, plans for anything, or any other casualties that I usually have during schooldays. However, the sad part is that my holiday is about to end soon, it will be next week. But, throughout the holiday, I received a lot of new experience in the new community in my church. I acquainted with many new friends there. I felt really happy about it, that everything went great.

In this post, I just want to vent some of my recent thoughts. From the past event, the church event, I returned home, bringing a new seed of a new memory. A new love story is waiting ahead. It put me into few roller-coasters, as I really had to make such a certainly tough decision. I don’t really want to talk about it, cos it does leave pain inside here.

Since then, about 5 days ago, I started the quite different life phase. I probably fell in love, but I’m not sure, whether this is real or just another crush. It’s not important who the girl is, or what happened, how it goes, but the point is that I have been venting whatever I have been thinking about to some friends, and I get really confuse with this havoc. Up to this moment, I know that some of my friends also have crush on her. I don’t know what to do. Either giving up my attempt to win her heart, and let the other guy has the chance to make her happy, or stay on the track where I have been running on. I still need time to make another decision.

Having myself in this kind of situation, it invites some friendship problem around, too. I don’t know whether this is big or not, but it came in an abrupt way, the way that I didn’t really expect it would happen. Small things could actually harm something that seems to be safe and sound.

One of my friend came to me and spit one’s thought about how I have seemingly changed. One said that I became too ignorant to my other friends, that I just wanted to speak with some people who have the possibility of building my relationship better with the girl I adore. But, honestly, I want to say that this isn’t true. I have no intention to hurt, to forget, or to give disadvantage upon anybody around me. Well, maybe sometimes in life, I do make some mistakes, but I will try to change myself, and be a better guy.

So, finally, and the thing that makes me happy, we could end our dispute.

From this occasion, something suddenly popped in my mind. I realise that how good I have always been trying to be, mistakes is something inevitable in this life. We always need milestones all along the way. How wise we are, how good we are. We still need someone to remind us of where we are going to. And I want to thank my friend who have been reminding me. Though it feels kinda painful, when someone just comes up to us, telling the bad thing about us, that we don’t want to agree with what they say about us, at the beginning. But, if we take a look deeper, as we understand it from a different paradigm, we are more grateful than we could ever be, that someone still care about us.

One thing that we can’t live without is friend. The lesson that I learn from this incident is, that people have different point of view. They see things differently, and is different from us. We are not finding friends for that they have the same path of thinking as we have, but the different ones, that we can enrich ourselves with much more experience and understanding about how colourful life is. Friends can be sensitive, but that’s the interesting and good part.

It’s good to have friends that can remind us of not stepping outside the road. But, it doesn’t mean that we should always depend on them, wait until they give us the signal to stop. As we grow older, as we grow wiser, we start to know which is good and bad. All decision come from one place, yourself.

Imagine that life is a long road that we are travelling. We are making our own orientation by making new friends. They are the checkpoints where we can give ourselves direction of where to go. If we have no orientation, when we haven’t grown wise enough — that we would never be, we don’t know how to act, and especially how to live. Though we can find all great friends that we have until this very moment, don’t forget to always depend on yourself too all along the road. When you’ve travelled quite far away from home, it’s a nice idea to rest for a while, take sit and deep breath, and close your eyes. Try to look back at all of the things that we’ve done so far, from the last checkpoints. Have we grown better, or worse? What good deeds have we given to people all around us? People are offering you choices of road to be taken, but you have the power to decide. When you’ve taken a choice, try to recall what you’ve been through. Always do that, so that we are not stepping too far away from the main purpose of our own life. Maybe our friends sometimes blame us for being rude or bad. Don’t feel bad about yourself. You should realise that there’s still someone who cares about you. Make it as the strength and reason to change into a better person.

Friends can’t always be perfect, but we must be glad to have them. They are the companions, as well as the milestones and checkpoints for us. They lead us until who we are today. Be happy about them, and don’t forget to always be yourself.

So, this is mainly for my great friends, who have been all by my side up to these days. You’ve been carving this person. Thank your for always accepting me the way I am. I want to apologise if I’ve ever done wrong things to you, guys. God Bless You always.

Regards,

Gregorius Erico

http://www.facebook.com/e.gregorius

Advertisements

The Deeper You Go, The Clearer You See

Hello, everyone! Especially, Aros! Welcome to my blog 😀 Okay, kali ini, saya akan menulis dalam bahasa ibu saya, Indonesia 🙂 Pertama-tama, saya ingin sekali lagi mengucapkan terima kasih pada kalian semua, Aros, yang sudah mengikuti Weekend Roses 9 kemarin.

Dalam blog kali ini, saya ingin sedikit menceritakan pengalaman saya selama berada di Roses. Mungkin keberadaan saya di sini tidak selama anggota team yang lain, tetapi ada berbagai macam hal baru yang saya dapatkan dalam jangka waktu 7 bulan bergabung bersama team roses ini.

Di awal pembentukan team roses ini, saya dipanggil untuk mengikuti Follow-Up. Dari sana, saya diminta untuk menjadi team, dan tanpa memiliki pengalaman apapun yang berarti, saya langsung diminta menjadi pemimpin dari team ini, atau yang biasa kita sebut PALU (Pak Lurah). Pada mulanya, saya tidak yakin sama sekali akan langkah ini, tetapi bagaimana lagi, akhirnya saya menerima penyerahan itu.

Selama beberapa waktu menjalani akhir minggu saya datang ke gereja menjadi orang yang bertanggung jawab besar dalam mempersiapkan keberhasilan acara kita kemarin, saya kurang mampu mengeluarkan diri saya sepenuhnya, sehingga sepertinya kinerja saya tidak terlalu baik. Saya merasa saya tidak akan menjadi palu yang sebelum-sebelumnya yang melakukan tugas mereka dengan baik.  Kepercayaan diri belum sepenuhnya mengambil alih setting otak ini…

Setelah menjalaninya lebih jauh lagi, akhirnya, rasa keyakinan bahwa semua akan berjalan lebih baik pun muncul. Saya mendapat teman-teman baru selama menjadi team roses ini. Pelan-pelan, saya belajar hal-hal baru yang mendorong saya untuk berubah dan menjadi lebih optimis. Saya berusaha untuk berani membawa diri saya ke permukaan dan mengeluarkan apa yang ada dalam diri saya, yang saya tahu bahwa ada sesuatu yang terpendam di dalam sana. Memang membutuhkan waktu dan keberanian untuk itu, dan lambat laun, semuanya itu terbentuk, dan apa yang ada di dalam sana, memang benar-benar ada, dan saya berhasil mengeluarkannya secara maksimal menjelang akhir persiapan kami.

Saat hari weekend tiba, saya merasa gugup. Pikiran saya mulai berlarian, mulai memikirkan segala hal yang akan terjadi, entah yang baik, maupun yang tidak-tidak. Namun, selama itu masih logis, saya tetap memikirkannya, apapun itu.

Untuk kalian ketahui, di awal, saya tidak segawat dan se-gila yang bisa kalian lihat saat saya berada bersama-sama dengan kalian semua di D’Agape. Saya pemalu, dan tidak percaya diri. Keberanian untuk memimpin itu tidak terlihat sama sekali, karena saya merasa canggung berada di lingkungan baru ini. Tetapi, ternyata teman-teman saya jauh lebih hebat daripada apa yang saya duga. Mereka dapat merubah seseorang secara total, bukan setengah-setengah.

Dulu, saya hanya melihat semua perihal baru dari luarnya saja. Saya enggan membiarkan diri saya masuk lebih dalam untuk mengetahui apa sebenarnya yang ada di sana, dan apa makna dari semua hal tersebut. Dan pengalaman berada di team roses ini memberikan saya pengertian, bahwa segala sesuatu dapat menjadi lebih besar dan indah, saat kita membiarkan diri kita meresapinya secara mantap, karena pada dasarnya diri kita tahu bagaimana harus menyesuaikan diri, hanya saja pikiran kita yang menutup gerakan dari diri kita sendiri, hati nurani.

Saya berterima kasih atas segala dukungan yang diberikan oleh Papi-Mami serta seluruh anggota team yang bekerja keras bersama selama 7 bulan ini. Saya belajar bagaimana mengenal pribadi lain dengan lebih baik, bagaimana harus bersikap dengan orang lain, dan bagaimana saya harus bisa melihat diri saya sendiri dari balik kacamata orang lain. Di dalam kebersamaan roses ini, saya pun mendapat pengertian bagaimana untuk menjadi terbuka dengan diri sendiri dan orang lain. Dari sanalah semua keberhasilan muncul.

Selama weekend kemarin, saya merasa lega atas perubahan yang telah terjadi dalam diri saya. Kini saya berani melangkah menuju masa depan dan menghadapi segala kesulitan dengan lebih berani dan cerdas, serta dapat berbaur dengan orang yang lebih banyak lagi. Semua yang telah terjadi di dalam weekend adalah luar biasa adanya. Secara pribadi, saya masih sulit mengetahuinya, bahwa semua yang terjadi, benar-benar terjadi.

Saya ingin berterima kasih atas partisipasi kalian semua dalam weekend tersebut. Saya mendapat banyak teman baru dan pengalaman berharga dari sana. Terlebih dari itu, semoga bagi para peserta yang sudah menjadi Aros segala kegiatan yang kita lakukan dan bagi bersama dapat sungguh-sungguh bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari kalian! Tuhan memberkati selalu. 🙂

“Selalu ada hal baru yang dapat kita pelajari dari hal-hal yang kita lakukan. Satu-satunya cara menemukan sisi baik itu adalah dengan memberikan ruang bagi diri kita untuk bergerak, menyatu dengan lingkungan yang baru, dan membuka diri untuk segala hal baik yang dapat didapatkan.”

 

Love for AROS!